Jumat, 09 Agustus 2013

HATI-HATI BERCINTA LEWAT FACE BOOK, UANG RATUSAN JUTA AMBLAS


Exoduspos Online.
Kupang,Jumat 09/08/201

     Malang tak dapat ditolak, untug tak bisa diraih, asmara cinta membakar sanubari, seribu janji yakinkan hati, kenyataan akhir pahit empedu. Cinta lewat Facebook telah melukai hati sang lelaki tampan yang kini menganga dipanggang matahari siang bolong yang mengganas di bumi kota karang. Begitulah nasib yang dialami Nertho ( 30 ) Tahun, Pemuda Kulit putih berwajah tampan, yang beralamat tinggal di bilangan Kelurahan Kuanino Kota Kupang.

     Kepada Exoduspos Nertho  mengatakan, mulanya dia mengenal  sang wanita cantik yang mengaku bernama Bunga ( 35), ( bukan nama asli)  asal pulau seberang lewat Face Book.  Wajah sang wanita yang terpampang lewat Face book itu sangat cantik menggoda bak artis terkenal seantero jagad raya.Nertho tergila-gila pada sang cantik itu dan mulai berhubungan setiap malam lewat Face book maupun Hendphone.

    Ketika bicara lewat HP, sang scantik dari pulau seberang langsung menyapa Nertho dengan sebutan papa sayang.  Sebutan itu membuat hati Nertho jatuh merangkak-rangkak seketika dan jiwa nya pun merasa merana apabila sehari tidak berkomunikasi dengan sang Bunga seberang lautan
.
    Tegur sapah lembut menggoda lewat HP telah menusuk sanubari paling dalam Nertho sehingga Nertho  pun menyatakan cinta sejati pada sang Bunga. Dengan suara yang manis-manis manja sang bunga pun menerima Cinta Nertho. Hubungan keduanya pun intim seketika walaupun lewat HP dan Facebook. Tidak kenal pagi,siang,soreh,malam maupun subuh, Nertho selalu mampir ke Warnet kesukaan agar bisa berkomunikasi jarak jauh dengan bunga.

    Sejak pernyataan cinta bersama itu keduanya sudah saling curhat-curhatan bagaikan suami isteri, rindu bertemu dinyatakan dengan cara mengecup HP masing-masing sebagai bukti cumbu rayu. Saling percaya timbul maka Nertho diminta sang kekasih selalu mengirimkan uang pulsa ratusan ribu pada setiap minggu, Nertho  menyanggupi walaupun harus pinjam sana-sini atau mint asana-sini yang penting menyenangkan hati sang kekasih seorang. Perjanjian nikah pun terjadi. Permintaan Bunga harus dimuali dengan pinangan pada orangtuanya di sebeerang sana. Nertho menyanggupi dan mulai mengumpulkan keluarga untuk acara pinangan di seberang lautan yang jauh itu.

    Mulanya orangtua dan sanak saudara Nertho meragukan tapi Nertho meyakinkan bahwa sang Bunga adalah wanita baik-baik dan juga benar-benar adalah jodohnya yang telah digariskan oleh Maha Kuasa. Foto sang kekasih yang diambil dari Face book ditunjukan pada semua keluarga dan orangtua. Keluarga dan orangtua hanya angguk-angguk melihat wajah bunga yang demikian cantik itu. Akhirnya keluarga dan orangtua menerima keinginan Nertho  untuk melakukan pinangan ke tanah kelahiran bunga.

    Bagai mendapat sekarung emas, Nertho melompat kegirangan saat pertemuan keluarga menyangkut persiapan dan waktu keberangkatan ke tempat sang Bunga.Nertho memuji-muji orangtuanya yang merestui rencana keberangkatan perjalanan menuju tempat tinggal bunga di propinsi ujung Timur Indonesia itu.

    Dengan menumpang pesawat lalu transit di Surabaya, akhirnya rombongan Nertho dan keluarganya tiba di kota cinta kota tempat tinggal sang Bunga. Ketika tiba dibandara, Bunga dan keluarganya langsung menjemput Nertho dan keluarga. Nertho terkejut sebab wajah yang dia lihat di Face book berbeda dengan Bunga yang kini berdiri dihadapannya yang berumur lebih tuah dari nya. Memang wajah bunga tidak terlalu jelek tetapi berbeda dengan wajah yang terpampang dalam Face book, yang di Face Book tampang bunga agak muda tapi yang dia lihat  adalah bunga yang agak tua darinya.

    Melihat Nertho herang dan menganga, Bunga pun  langsung memeluk pinggang Nertho, kedua keluarga juga langsung saling berjabat tangan. Nertho malu-malu saat dipeluk Bunga kemudian bungapun langsung menarik tangan Nertho masuk kedalam Mobil Avansa hitam yang telah menunggu keduanya.

    Tak lama kemudian mobil itu pun pergi bersama Nertho dan Bunga kemudian disusul dengan 2 mobil Avansa putih yang membawa rombongaon kedua keluarga mereka. Tak lama kemudian merekapun tiba dirumah tinggal Bunga yang terletak di Komplek perumahan murah di  kota itu.

    Mulanya hati Nertho mulai mentah untuk melanjutkan acara pinangan namun karena Bunga selalu memeluk mencium keningnya membuat Nertho jatuh juga dalam panah asmara cinta yang dilakukan oleh Bunga. Dengan sapaan-sapaan manja dan lembut, Bunga minta kepada Nertho agar secepatnya melakukan acara pinangan.  Bagai dihipnotis, Nertho dan keluarganya pun melakukan apa yang dimintai Bunga.

    Acara pinangan pun dilakukan di tempat wisata terkenal kota itu, undangan yang mewah, ratusan tamu diundang, persediaan makanan-makanan ala ketimuran yang enak disiapkan oleh restoran terkenal. Fotographer dan Video Shooting terkenal kota itu mengabadikan acara tersebut sejak pagi hingga malam harinya. Acara Adat istiadat juga dilakukan dengan memberikan penghormatan air susu ibu berupa sejumlah uang tunai puluhan juta rupiah. Keluarga Nertho membereskan segala pengeluaran menyangkut pinangan dan pesta malam yang biaya semuanya berkisar seratus juta rupiah lebih.

    Memang mulanya Nertho sedikit dingin untuk meminang Bunga sebab wajahnya berbeda jauh dengan foto di face book namun karena bunga memiliki sikap yang lembut dan manja serta pandai merayu-rayu, telah membuat hati Nertho  akhirnya mau memilih Bunga menjadi Isterinya. Pesta malam itu pun amat meriah dan bubar pada pukul 04.00.dini hari. Sepanjang acara Nertho  selalu senyum bangga sebab sang kekasih berjanji cinta sampai mati dan mau ikut bersama Nertho ke Kupang setelah habis pinangan.

    Sehari setelah acara pesta, orangtua Nertho pamit pulang dahulu sementara Nertho tinggal bersama Bunga beberapa hari untruk bersama akan ke Kota Kupang  mengunjungi keluarga besar Nertho. Perjanjian saat pinangan bahwa nanti setelah di kupang maka orangtua Nertho akan mengantar kembali Bunga lalu keduanya akan melangsungkan perkawinan di Kota nya bunga. Nertho pun tinggal beberapa hari dirumah Bunga.

     Baru tiga hari  berganti suasana cumbu rayu berubah menjadi caci maki, marah sana-marah sini. Sang bunga malam harinya selalu keluar rumah dan pulang pagi hari. Nertho hanya duduk menjaga kamar kosong bunga. Kalau Nertho bertanya kenapa pulang pagi, bunga mengatakan itu haknya. Kalau Nertho mengatalkan kalau bunga adalah isterinya, bunga mengatakan bahwa menjadi isteri harus lewat nikah bukan hanya lewat pinangan dan jika mau nikah Nertho harus menyiapkan biaya untuk bayar belis puluhan juta baru kemudian bunga mau menjadi isterinya.

    Sikap-sikap yang dilakukan Bunga membuat Nertho mulai kecewa dan membayangkan kalau dia sudah salah memilih isteri lewat dunia maya. Nertho pun amat kesal lalu pergi meninggalkan rumah Bunga, saat pergi dari rumah itu bunga hanya melihat dengan wajah tak perduli. Nertho pun pergi dengan tidak memegang uang apa-apa lagi ditangan nya, ia tidak tahu harus kemana sebab baru pertama kali datang ke kota itu.

    Karena tidak mengetahui seluk-beluk kota itu, akhirnya Nertho pulang kembali kerumah bunga. Setiba di rumah bunga, Nertho  dimarahi dan disuruh mengepel lantai, membersihkan rumah kalau ingin mendapat makanan. Karena Lapar akhirnya Nertho bekerja apa yang disuruh. Pada keesokan harinya, Nertho meminta bantuan tetangga mebelikan pulsa untuk dirinya sebab tidak puanya uang lagi.  Newrtho ingin  mengontak minta bantuan pada saudara-saudaranya di Kupang. Nertho pun berhasil mengontak saudara-saudara di Kupang. Nertho di kirimi uang lewat  ATM lalu digunakan untuk membeli tiket pulang Kupang. Nertho pun tiba di Kupang tanpa membawa apa-apa alias hanya dengan pakaian dibadan dan hanya bersandal jepit.

    Lewat ini Nertho berpesan kepada seluruh rekan-rekannya yang sering bercinta lewat Face Book agar hati-hati memilih kekasih.; Jangan percaya tampilan foto saja dan lebih baik langsung bertemu agar tahu persis wajah dan sifat sang kekasih yang dikenal lewat  face book itu. Karena menurut Nertho, dirinya telah menjadi korban karena tidak cermat memilih pasangan yang dikenal hanya lewat Face Book, yang poada akhirnya dia bersama keluarga harus kehilangan uang sia-sia sebanyak ratusan juta rupiah. Semoga pengalaman Nertho tidak terjadi lagi pada kita semua. ( ExOn.02 ).






Tidak ada komentar:

Posting Komentar