Minggu, 12 Januari 2014

Kunjungan Kerja Ketua Fraksi Partai Golkar DPR-RI, DRS.SETYA NOVANTO. MENJARING ASPIRASI MASYARAKAT KOTA KUPANG DIKELURAHAN KOLHUA DAN AIRMATA



Exodusposonline.Blogspot.com. Kupang 10/01/2014.
Novanto fotoSegala masalah yang dialami masyarakat NTT bisa teratasi apabila masyarakat cerdas memilih wakil-wakil mereka dilembaga DPR RI maupun  di DPRD.  Sebagai rasa hormat dan ucapan terimakasih kepada masyarakat NTT, yang telah memilih saya menjadi Anggota DPR RI dan kini menjadi ketua Fraksi Golkar DPR RI, saya akan selalu perjuangkan aspirasi masyarakat NTT menuju hidup sejahtera. Suara Rakyat adalah suara Suara Golkar, derita Rakyat NTT adalah Derita Golkar pula.

Demikianlah ucapan  Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Drs.Setya Novanto, saat melakukan tatap muka dengan para Kader Partai Golkar dan ratusan warga Masyarakat di Kecamatan Maulafa , bertempat di KelurahanKolhua, Kota Kupang pada Jumad,10 Januari 2014, bertempat di Rumah Pengurus Ranting Partai Golkar Kelurahan Kolhua, Ayub Solemen Bistolen.

Kedatangan Drs, Setya Novanto, didampingi oleh Direktur Novanto Center, Ir.Muhammad Ansor, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kupang, Zeito Ratuarat, Ketua PAC Golkar Kecamatan Maulafa, Elvis Malelak, Ketua Golkar Ranting Kelurahan Kolhua, Ayub Soleman Bistolen, serta Caleg Partai Golkar DPRD NTT, Kris Amalo, disambut dengan tradisi asli suku Helong, yakni, NATONI ADAT.

Dalam arahannya dihadapan ratusan warga masyarakat yang hadir, Drs,Setya Novanto, mengatakan, kedatangannya di Kota Kupang merupakan bentuk kepedulian terhadap persolan yang masih dialami oleh Masyarakat NTT, terlebih bagi warga Kolhua di Kecamatan Maulafa. Dirinya ingin bertatap muka langsung untuk menjaring aspirasi masyarakat, untuk diperjuangkan secara tepat pada waktu mendatang.

Setya Novanto, yang juga adalah Caleg DPR RI dari NTT II, pada Daerah Pemilihan Timor, Rote,Sabu dan Sumba ini, mengatakan, sebagai bentuk rasa kepeduliannya serta bentuk pertanggungjawaban publik terhadap masyarakat NTT, dirinya telah mendirikan Novanto Center di Kota Kupang sejak tahun 2008. Novanto Center yang dibangun dengan biaya 5 miliar  itu bertujuan melayani kebutuhan masyarakat NTT, sesuai kebutuhannya.

novanto foto 3Dia melanjutkan, dia telah banyak membantu masyarakat pesisir pantai, masyarakat Pemulung dan masyarakat didesa pedalaman yang ada di NTT. Katanya,  bersama Novanto Center, dia telah membangun dunia olahraga sepak bola anak usia 19 tahun kebawah dengan mengorbitkan seorang pemain bolakaki handal asal NTT yang bernama Yabes, menjadi pemain Nasional Usia 19 tahun, Yabes yang turut mencetak Goal saat Indonesia melawan Mianmar telah membuat harum nama NTT.

Kata Novanto, Dirinya sangat berterimakasih banyak kepada Rakyat NTT, karena pada 2004 dan 2009, telah memilihnya menjadi Anggota DPRRI dan kini menjabat sebagai Ketua  Fraksi Golkar di DPR RI. “ Karena masyarakat NTT telah memilih saya mewakili mereka di DPR RI, saya pun selalu berjuang untuk kesejahteraan Masyarakat NTT di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Peternakan dan Olahraga ”ucapnya.

Sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR-RI, Dia  telah memperjuangkan beasiswa bagi anak-anak sekolah di NTT dan khususnya di Kota Kupang, kini banyak anak-anak sekolah yang kurang mampu telah mendapat beasiswa sebagaimana mestinya. Dirinya juga telah banyak membantu para nelayan pesisir pantai dan para pemulung di NTT dalam rangka meningkatkan usaha ekonomi keluarga mereka.

Dirinya juga telah melakukan terobosan –terobosan untuk mensejahterakan Rakyat NTT dengan berhasil diluncurkannya  Program – Program oleh Pemerintah, yakni, PUAB, PPIB, dan berbagai program lainnya untuk Kelompok Tani. Terobosannya itu berhasil sehingga setiap kelurahan di NTT mendapat bantuan dana sejumlah 250 juta “ Saya lakukan semua itu dengan hati yang tulus sebagai wujud kepedulian saya kepada seluruh masyarakat NTT, saya ingin kehidupan rakyat NTT bisa sejajar dengan kehidupan masyarakat Provinsi lainnya yang ada di Indonesia” tandas Novanto.

Novanto, menambahkan, agar masyarakat NTT bisa hidup lebih baik dan sejahtera, maka masyarakat NTT harus cerdas memilih para caleg pada pileg nanti. Jika rakyat salah menjatuhkan pilihannya, maka apa yang diharapkan tak mungkin bisa terjawab. Masyarakat NTT harus pilih caleg yang benar-benar matang dan memiliki pengalaman serta jaringan daerah sampai ke pusat maupun jaringan Internasional, sehingga perjuangan aspirasi rakyat bisa dilakukan secara nyambung dan berhasil. Tanpa  jaringan yang luas dan hubungan yang saling menyambung, rasanya sulit seorang anggota Dewan bisa berjuang secara tuntas bagi rakyatnya. “ Saya yakin, rakyat NTT dan Khususnya Rakyat Kota Kupang, sudah pandai memilih caleg, mereka tahu siapa yang harus dipihnya nanti. Saya juga mohon Doa Restu dari semua warga NTT, agar saya dan teman-teman caleg, yaitu, Ir.Muhammad Ansor, Zeiti Ratuarat, Elvis Malelak, Ayub Bistolen dan Kris Amalo serta Caleg Golkar yang lainya, bisa berhasil terpilih pada pemilihan dibulan April 20114 nanti, dan kedepannya juga pak Aburizal Bakri akan maju menjadi Capres, kami partai Golkar Mohon juga doa restu bapa dan mama semua, agar pak Aburizal Bakrie bisa sukses jadi Presiden”ucap Novanto.

Sebelumnya, Direktur Utama Novanto Center, Ir. Muhammad Ansor, yang juga adalah Caleg Golkar untuk DPRD NTT, Dari Daerah Pemilihan Kota Kupang, mengatakan, Sejak tahun 2008, Drs.Setya Novanto, telah mendirikan Novanto Center, untuk melayani masyarakat NTT.  Novanto Center telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan membantu masyarakat kita selama ini. Dan pada waktu-waktu kedepan, Novanto Center akan membangun Gedung Pendidikan serta pelayanan Kesehatan Gratis di lantai III Novanto Center.  Ansor menambahkan, kiranya warga masyarakat Kota Kupang, tidak malu-malu datang ke Novanto Centre agar bisa mendapat pelayanan bidang Pendidikan maupun Kesehatan.

Ansor menambahkan, bagi siswa dan mahasiswa yang tidak mampu, akan diperjuangkan memperoleh beasiswa hingga selesai studinya. “ Kami telah membangun kerjasama yang baik dengan pemerintah dan pihak Universitas, sehingga bagi anak sekolah dan mahasiswa yang tidak mampu, bisa  memperoleh beasiswa hingga menamatkan pendidikannya,” tandas Ansor.

Masyarakat yang hadir menyampaikan aspirasi mereka kepada Drs.Setya Novanto dan rombongan serta pengurus partai Golkar yang hadir, agar memperhatikan dan memperjuangkan berbagai kekurangan-kekurangan Bibit Jagung, Bibit Padi dan Pupuk serta Traktor Bajak , yang masih dialami oleh Petani di wilayah itu. “ Jika Sarana pertanian serta tersedianya bibit dan pupuk yang memadai, saya yakin petani kita akan sukses dan hidup sejahtera,” ucap seorang tokoh warga.

Masyarakat setempat juga meminta perhatian dibidang Kesehatan dan tunjangan bagi Kader-kader Posyandu yang selama ini kurang diperhatikan. Warga  meminta kejelasan masalah bendungan yang rencana akan dibangun oleh Pemkot, dimana telah ditolak warga karena akan mengorbankan lahan-lahan pertanian mereka. “ Kami minta sejauhmana kejelasan rencana pembangunan bendungan itu. Apakah benar-benar tidak jadi dibangun lagi atau bagaimana,?. Kami juga minta perhatian pemerintah kepada para kader-kader posyandu yang selama kurang diperhatikan,” ucap salah satu warga.

Menjawab Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, Setya Novanto, menjelaskan, ketika warga Kolhua dihadapkan dengan masalah bendungan, dia telah meminta Yoseph Naisoi, anggota  komisi V DPR RI, melakukan tindakan agar masalah pembangunan bendungan tersebut tidak dilakukan sebab akan merugikan masyarakat Kolhua, oleh karena itu sebaiknya pembangunan bendungan itu dipindahkan ketempat lain, upayanya pun berhasil, sehingga sampai saat ini bendungan itu tidak jadi dibangun di wilayah kolhua.

Novanto lanjutkan bicara, masalah kelangkaan  pupuk yang dialami secara nasional telah membuat pelayanan pupuk sedikit tersendat tapi pihaknya akan tetap berjuang agar dalam waktu dekat petani kolhua akan memperoleh bantuan pupuk yang memadai.

Pada kesempatan ini juga, terkait masalah pupuk, Ir.Muhammad Ansor, mengatakan, Novanto Center akan melakukan pendataan para petani yang masih kekurangan pupuk dan bibit serta holtikultura lainnya, agar dalam memberikan bantuan nanti, benar-benar tepat sasarannya. Novanto Center juga akan menyerahkan bantuan satu unit traktor bagi warga kolhua, yang pengelolaannya diserahkan kepada Ayub Soleman Bistolen, yang adalah pengurus Partai Golkar Kelurahan Kolhua Caleg DPRD Kota Kupang dari daerah pemilihan Maulafa.

Menanggapi  masalah Bendungan yang terjadi beberapa waktu lalu, Ketua Fraksi Golkar Kota Kupang, Zeyto Ratuarat, mengatakan, dirinya sejak awal dengan tegas menolak untuk dibuat bendungan di wilayah kolhua karena akan mencaplok lahan pertanian warga. Anggaran pembuatan bendungan itu telah dikembalikan ke pihak Pemerintah Provinsi NTT, agar digunakan secara tepat ditempat yang lain.

novanto 4Kata Zeyto yang juga adalah Caleg Partai Golkar untuk DPRD Kota Kupang, daerah pemilihan Kecamatan Kelama Lima dan Kota Lama itu masalah insentif kader posyandu, telah diperjuangkannya dilembaga DPRD Kota Kupang, sehingga Insentif para kader Posyandu mengalami kenaikan dari 3 juta pertahun, menjadi 4 juta rupiah per tahun.“ Kami meminta dengan rendah hati, doa restu dari bapa dan mama semua, supaya pada pemilihan nanti, seluruh kader yang menjadi caleg partai Golkar di DPR RI, DPRD Provinsi dan di DPRD Kabupaten/Kota, mendapat dukungan suara yang memadai untuk menjadi wakil bapa dan mama serta adik kaka semua di lembaga dewan. Jika kami terpilh, tentu kami akan setia dan selalu memperjuangan segala bentuk aspirasi rakyat ,” tandas Zeyto.

Mengakhiri acara tatap muka ini, Drs.Setya Novanto bersama Direktur Utama Novanto Center, menyerahkan secara simbolis, bantuan bibit jagung sebanyak 50 Kilogram, Bantuan bibit padi sebanyak 40 kilogram serta bantuan satu unit Traktor bajak bagi warga masyarakat Kolhua.

MENJARING ASPIRASI DI KELURAHAN AIRMATA

novanto limaDalam Kunjungan Kerja di Kelurahan Airmata, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, Drs. Setya Novanto yang didampingi Anggota DPRD NTT, Anwar Puageno, Ketua Fraksi Golkar Kota Kupang, Seyto Ratuarat, Direktur Utama Novanto Center, dan beberapa pengurus Golkar Kecamatan dan Kelurahan Airmata, Kampung Solor, Bonipoi, Manutapen dan Mantasi,  banyak menerima masukan dari Masyarakat yang hadir.

Masyarakat menyampaikan berbagai hal dalam upaya peningkatan kesejahteraan hidupnya, antara lain,  dibidang PKL, bidang Kenelayanan dan usaha-usaha peningkatan bakat kaum muda dibidang olahraga. Masyarakat yang hadir juga mengeluhkan masalah pelayanan air bersih dari pihak pemerintah yang tidak memenuhi kebutuhan masyarakat Airmata dan dibeberapa desa tetangga lainnya, antara lain, Warga Masyarakat Kampung Solor, Mantasi, Manutapoen, dan Bonipoi. Pelayanan Air bersih dalam 10 hari baru bisa sekali diperoleh warga Airmata, hal ini menurut Warga sangat menyusahkan mereka.

Masyarakat juga berterimakasih banyak atas bantuan yang selama ini telah diberikan oleh pihak Setya Novanto lewat Novanto Center, yaitu berupa Rak Bensin bagi penjual bensin dipinggir jalan serta berbagai bantuan yang telah bermanfaat bagi masyarakat di Kelurahan Airmata, Mantasi, Manutapen, Kampung Solor, Fatufeto dan Baonipoi.

Masyarakat yang hadir berjanji akan memberikan Dukungan Doa dan Restu, agar pada Pemilihan Nanti Pak Setya Novanto, Pak Muhammad Ansor, Pak Seyto Ratu Arat dan para caleg Golkar yang lain, dapat terpilih menjadi Anggota DPR-RI dan terpilih menjadi DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, Setya Novanto mengatakan, dirinya bersama Fraksi Golkar yang ada di Kota Kupang, di Provinsi NTT dan Pusat, akan memperjuangkan segala persoalan yang masih dialami oleh masyarakat Airmata, Mantasi, Kampung Solor, Fatufeto dan Bonipoi. Dirinya datang untuk mengucapkan banyak terimakasih kepada Masyarakat NTT dan Khususnya masyarakat di Kelurahan Airmata,Bonipoi,Kampung Solor,Fatufeto, Mantasi,Manutapen, yang telah memilihnya menjadi anggota DPR-RI. Dirinya datang untuk menjaring Aspirasi masyarakat agar kedepan nanti akan diperjuangkan sebagaimana mestinya.
novanto 6 
Dia menambahkan, saat ini, dirinya lewat Novanto Center, akan memberikan bantuan Baju Kostum Olahraga bagi Pemain Volley dan Pemain Bolakaki serta Net dan Bola Volley dan Bola Kaki, bagi Pemuda Airmata, Mantasi, Manutapen, Kampung Solor, Fatufeto dan Banipoi.  Dan untuk kebutuhan-kebutuhan lain yang dikeluhkan oleh Masyarakat, tentunya akan diberikan lewat Novanto Center dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan ini pula, Novanto, melaporkan terobosan-terobosan yang telah berhasil dilakukan selama ini lewat Fraksi Golkar di DPR-RI, seperti yang diungkapkan saat pertemuan di Kelurahan Kolhua, antara lain, Bantuan Pendidikan lewat Beasiswa, Bantuan Pertanian lewat Pupuk,Bibit dan Traktor Bajak, Bantuan Peternakan, bantuan Kesehatan dan bantuan Olahraga bagi para pemuda.

Sebagai Direktur Utama Novanto Center, Ir.Muhammad Ansor, meminta agar masyarakat Airmata, Mantasi, Fatufeto, Manutapen, kampong Solor dan Bonipoi, tidak malu-malu datang ke Novanto Center untuk saling berdiskusi tentang apa yang harus dilakukan untuk membantu dan memajukan usaha hidup masyarakat kecil. Katanya, Novanto Center dibangun sebagai wujud kepedulian bapak Setya Novanto terhadap masyarakat NTT yang telah memilihnya menjadi Anggota DPR-RI dan menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPR-RI yang membawahi 106 Anggota DPR RI.

Ansor juga meminta Dukungan Doa dari masyarakat yang hadir, kepada Pak Setya Novanto dan Bapak Aburizal Bakrie, sehingga pada Pileg nanti, pada Setya Novanto kembali terpilih menjadi Anggota DPR-RI. Dan pada Pilpres Nanti, pak Aburizal Bakrie, bisa terpilih menjadi Presiden kita. “ Doa Restu dari bapak ibu semua, amat berarti untuk  kesuksesan para Caleg Partai Golkar serta kesuksesan bagi bapak Aburizal Bakrie yang akan maju sebagai Capres nanti,” ucapnya.

Pada kesempatan ini juga, Seyto Ratu Arat, meminta Dukungan Doa Restu dari seluruh warga, agar dirinya bersama Caleg Partai Golkar NTT, Ir Muhammad Ansor, Caleg DPR-RI, Drs.Setya Novanto, dan teman-teman Caleg Golkar lainnya, berhasil terpilih menjadi Wakil Rakyat untuk berjuang bersama rakyat membangun Kota Kupang dan NTT serta Indonesia tercinta. “ Jika kami berhasil dan terpilih menjadi Anggota Dewan, maka segala kebutuhan masyarakat akan kami perjuangkan secara tuntas,” tandas Seyto.

Pada penghujung pertemuan ini, Setya Novanto, lewat Novanto Center, memberikan bantuan Baju Kostum Bola Volley, Kostum Bola Kaki, Net Volley dan Bola Kaki, bagi kelompok pemuda yang ada di kelurahan Airmata, Mantasi, Fatufeto,Manutapen, Kampung Solor dan Banipoi. ( Expos.001).




Jumat, 10 Januari 2014

Penerima Beasiswa SD,SLTP dan SLTA Kupang KELUHKAN CARA PELAYANAN BANK NTT DI KANTOR WALIKOTA KUPANG



Exodusposonline.11/01/2014.
Kami datang dari jauh-jauh tapi sampai disini tidak dilayani. Berakali-kali kami datang tetapi selalu saja tidak mendapat pelayanan, dengan alasan Formulir  Pengisian Calon Penerima Beasiswa sudah habis. Kami dijanjikan datang lagi pada tanggal 17 Januari 2014, untuk mengambil formulir lalu diisi kemudian baru akan dilayani pada Februari 2014. Hal ini membuat kami merasa kesal dan kecewa, sebab pengurusan untuk menerima beasiswa ini telah kami lakukan sejak pertengahan desember 2013 yang lalu. 

Demikianlah pengeluhan yang dilontarkan oleh beberapa orang tua siswa penerima beasiswa periode tahun 2013, ketika ditemui Wartawan Exodus Pos didepan Kantor Walikota kupang, pada Rabu,08 Januari 2014, yang lalu.

Lewat Tabloid ini, salah seorang yang bernama Yuliana, yang adalah orangtua dari salah satu siswa Sekolah Dasar  Negeri di Kota Kupang, mengeluhkan, sudah 14 kali sejak tanggal 18 desember 2013, dirinya bersama anaknya datang ke Kantor Bank Mandiri di Walikota Kupang, tapi tidak pernah diberikan Formulir Pengisian Calon penerima Beasiswa. Alasan yang diberikan petugas adalah habisnya formulir tersebut, sehingga belum bisa diberikan pada mereka. Mereka pun datang lagi pada tanggal 08 Januari 2014, tetapi juga tidak diberikan formulir. Salah satu petugas menjelaskan bahwa nanti pada tanggal 17 Januari baru fomulir diberikan, kemudian setelah formulir di isi, maka pelayanan baru akan diberikan pada bulan februari 2014. Penjelasan tersebut membuat dirinya merasa amat kecewa sebab pada setiap kali dia datang memerlukan biaya tranportasi sebanyak 15 ribu rupiah, yakni, membayar Motor Ojek dan untuk membeli makanan buat anaknya yang masih duduk dibangku SD itu. Dan selama kedatangannya ketempat itu, dia telah mengeluarkan biaya sebanyak 200 ribu rupiah.

Menurut Yuliana, cara pelayanan yang dilakukan oleh pihak Bank NTT, sangat lamban dan terkesan tidak professional, dan terkesan hanya asal-asalan saja, tidak memiliki semangat kerja sebagai palayan masyarakat kecil.

Sementara, menurut salah satu orangtua siswa yang bernama, Emon, dari Naikoten 1, mengatakan, jangan-jangan pihak Bank NTT, sengaja memperlambat pelayanan guna mendapat bunga dari uang beasiswa yang diberikan pemerintah itu.” Katanya uang sudah ada sejak bulan desember 2013, tapi kenapa sampai saat ini belum jelas pelayanannya ?, jangan sampai ada apa-apanya,”ucap Emon dengan wajah penuh Tanya. ( Expos.003).

TAMAN NOSTALGIA KOTA KUPANG, TAMPAK INDAH DAN ARTISTIK TAPI MILIKI KAMAR WC YANG JOROK




Bung Patroli Exodus Pos ( Bupaes). 11/01/2014.
Kamar Toliet NostalgiaBeberapa kali Bung Patroli Exodus Pos,  berpatroli mengelilingi kota Kupang pada Kamis, 09 Januari 2014. Dan karena kelelahan  maka Bupaes beristirahat menghirup uadara segar di Taman Nostalgia Kota Kupang, sejak Pukul 17.00, sampai 18.30.00, Wita.

Taman yang terletak di Jantung Kota Kupang ini, Nampak artistik dan selalu dikunjungi warga kota kupang untuk santai berwisata ria. Trerlihat banyak pedagang Kaki Lima yang berjualan memakai tenda-tenda di sepanjang pinggiran bagian utara taman ini.

Dan karena perut merasa lapar, bung Patroli pun menuju ke tenda Pedagang Kaki Lima untuk membeli makanan yang dijual ditempat itu. Makanan yang dijual PKL di Taman Itu sangat enak dan gurih. Terlihat banyak pengunjung yang sedang asik menikmati hidangan makanan yang disediakan. Setelah kenyang, Bung Patroli pun duduk santai disamping kanan tempat tergantungnya Gong Perdamaian. Tak berselang beberapa waktu kemudian, bung patoli merasa perutnya sakit dan langsung bergegas menuju Kamar WC yang tersedia di bagian sudut bawah Taman itu.

Sesampainya didepan Kamar WC itu, terlihat ada kotak sumbangan yang tertulis bagi setiap orang yang ingin masuk ke Toilet, membayar 1000 rupiah, bung patrol pun memasukan uang 100 rupiah dan langsung masuk ke dalam kamar WC.

Sesampai didalam kamar WC, bung patroli langsung menutup hidung karena tercium bau busuk yang menyengat hidung. Ternyata Closed dalam kamar itu penuh dengan kotoran manusia yang tidak tersiram. Bung Patroli pun berlari keluar menjauhi Toilet tersebut.

Nostalgia foto WC 1Sesampai diluar, bung patrol duduk dan merasa kesal atas kejadian ini. Pertanyaan dalam hati , mengapa Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota tidak memperhatikan kebersihan Kamar Toilet tersebut ?.

 Dalam kekesalan, Bupaes sempat melihat beberapa pengunjung Taman tersebut yang masuk kedalam Kamar Toilet itu lalu keluar dengan wajah yang amat kesal pula.

Kepada Bung Patroli, seorang pengunjung bernama  Anita, mengeluhkan bahwa Pemerintah Kota Kupang tidak becus mengurus fasilitas taman itu, sehingga kamar WC taman yang di banggakan itu tampak  amat Jorok dan berbau busuk.

Sementara, Linus, salah satu pengunjung yang duduk berdekatan dengan Bung Patrli, mengatakan, sudah sejak lama WC itu tidak diurus, padahal didepan kamar itu ada kotak sumbangan bagi orang yang ingin masuk ke WC.

Katanya, banyak orang setelah memasukan uang dalam kotak itu, keluar dengan wajah marah-marah, sebab closed dalam kamar WC itu telah dipenuhi dengan kotoran Manusia dan tidak pernah disirami.“ Kebanggaan masyarakat pada ataman Nostalgia ini di nodai dengan Fasilitas Kamar Toilet yang jorok dan berbau busuk, seharusnya pihak Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang segera mengurus kebersihan kamar Toilet tersebut, supaya para pengunjung betah mengunjungi Taman ini,” ucapnya. ( Bupaes.Expos 002).





Senin, 16 Desember 2013

Dr.Abubakar Iskandar. Soal Pilih Caleg : RAKYAT JANGAN GADAIKAN HARGA DIRI DENGAN UANG


Iskan foto
Dr.A.Iskandar

“Rakyat harus hati-hati dan cerdas dalam memilih caleg kalau ingin memiliki wakil nya yang berkualitas dan bermanfaat. Caleg yang punya baliho banyak, punya uang banyak, belum tentu memiliki  moralitas yang baik, belum tentu memiliki motivasi yang kuat untuk memperjuangkan apa yang diharapkan rakyatnya. Pilih Caleg yang bukan sekedar menjadi representase fisik simbolik di Lembaga DPR/DPRD, melainkan yang bisa menjadi Representase nilai-nilai kejujuran, keadilan, kebenaran dan kebaikan, yang mampu dilakukannya kelak untuk menyelamatkan rakyatnya dari penderitaan hidup .”  Hal ini diungkapkan oleh pemerhati masyarakat miskin, Dr.Abubakar Iskandar , ketika ditemui Wartawan Exodus Pos, dikediamannya, di Kelurahan Sikumana- Kupang-NTT, beberapa waktu yang lalu. Berikut petikan wawancara dengannya :

Banyak masyarakat menilai kinerja wakil rakyat buruk dan terkesan tidak peduli dengan derita hidup yang dialami oleh rakyat kecil, pendapat Anda ?

Tidak semua wakil rakyat kita demikian, ada yang benar-benar serius perjuangkan penderitaan rakyatnya, tetapi memang ada juga yang terkesan masa bodoh karena mungkin ada hal yang mungkin mengganjalnya. Banyak wakil rakyat kita tersandung hukum karena korupsi, apa yang diperjuangkannya tidak mendapat dukungan penuh dilembaga dewan karena moralnya telah dianggap jelek. Wakil rakyat yang terlibat korupsi itu akan kurang dipercaya, sehingga apa yang dibicarakan tentang rakyat kurang ditanggapi. Ada juga wakil rakyat kita yang mau menjadi DPR/DPRD bukan untuk perjuangkan aspirasi rakyat melainkan mencari kedudukan dan kekayaan pribadi semata. Ada juga wakil rakyat kita yang tidak memiliki pengetahuan yang matang  tentang persoalan rakyat, tidak miliki wawasan luas tentang bagaimana memperjuangkan aspirasi secara meyakinkan.Inilah yang menjadi masalahnya.

Sebagai wakil rakyat, apapun masalahnya, mereka harus bisa meloloskan kepentingan rakyat , menurut  Anda?

Moralitas seorang wakil rakyat menjadi penting, kalau dia tersandung korupsi, sulit bisa berjuang dengan baik bagi rakyat. Kalau dia jadi DPR/DPRD dengan motivasi utama mencari kekayaan tentu sulit berkonsentrasi memikirkan nasib rakyatnya. Pemilu adalah sarana rakyat menyerahkan kedaulatan secara terhormat kepada mereka yang pantas mewakili rakyat merumuskan kebijakan-kebijakan yang menjamin kesejahteraan, keadilan dan kebaikan bersama. Kalau seseorang menduduki jabatan karena rakyat, maka sebenarnya dia harus tunduk pada rakyat, dia harus mengabdi pada martabat rakyat,martabat manusia dan bukan sebaliknya. Jika rakyat ingin berdaulat di negeri ini, rakyat ingin dihormati martabatnya, rakyat harus menjaga harga diri dengan cara tidak merima uang atau barang untuk memilih wakilnya menjadi DPR/DPRD, supaya tidak disepelehkan kepentingannya.

Hasil pemilu  sebelumnya, banyak calon wakil rakyat kita memperoleh kedudukan dengan cara permainan uang dan sumbgangan-sumbangan dari calon wakil rakyat. Wakil rakyat kita terkesan masa bodoh dengan persoalan rakyat sebab merasa telah membeli murah suara rakyat sehingga hubungan dengan sendirinya terputus selama lima tahun. Inilah yang amat disesalkan. Wakil rakyat kita yang rugi karena mengeluarkan banyak uang untuk mendapati suara dukungan, tentu akan sibuk mencari uang menutupi pengeluarannya, penderitaan rakyat dilupakan begitu saja,
harga diri rakyat disepelekan oleh mereka, martabat rakyat diremehkan karena uang.

Kedudukan yang didapati dari rakyat terkesan digunakan untuk menindas rakyat sendiri dengan cara menggunakan uang rakyat untuk memperkaya diri, korupsi dan memeras pemerintah untuk kepentingan pribadinya. Wakil rakyat tidak takut lagi dengan amarah rakyat, wakil rakyat tidak respon dengan keluhan rakyatnya. Kenapa ? karena suara rakyat telah tergadaikan dengan uang dari sang wakil rakyat itu. Fasilitas sang wakil rakyat tersedia lengkap, untuk membeli beras sekilo saja, rakyatnya tidak mampu, Kenapa ? karena rakyat sendiri yang telah rela diremehkan oleh wakil rakyat itu dengan cara, meminta atau menerima uang dan barang saat sang calon wakil rakyat lakukan sosialisasi diri dan kampanye. Ini yang namanya jabatan politik dibayar mahal sedangkan martabat rakyat dibayar amat murah sekali,  sungguh memprihatinkan.

Pendapat Anda, bagaimana memilih caleg yang berkualitas ?

Pililah mereka yang memiliki moralitas yang baik. Pililah mereka yang punya Rekam Jejak yang jelas . Pilih caleg bukan karena miliki gambar baliho yang banyak dan elit. Pilih caleg jangan karena janji-janji muluk yang diucapkan dan tak mungkin bisa dilaksanakannya. Pilih caleg jangan karena uang atau barang. Rakyat harus bisa menegakan harga dirinya supaya demokrasi sejati bisa tercipta di negeri ini. Memilih caleg harus  dengan hati nurani dan tidak  menerima apa-apa. Jika demikian maka  harga diri rakyat akan tetap dihormati. Wakil Rakyat yang dipilih akan merasa berutang budi pada rakyat dan tentu selalu menghormati dan menyayangi rakyatnya serta tak mungkin mengkhianati rakyatnya. Wakil Rakyat itu pasti akan memperjuangkan kepentingan rakyatnya dengan hati yang tulus karena dia pun dipilih dengan hati nurani yang tulus oleh rakyatnya.

Rakyat harus hati-hati dan cerdas dalam memilih caleg kalau ingin memiliki wakil nya yang berkualitas dan bermanfaat. Caleg yang punya baliho banyak, yang punya uang banyak, belum tentu memiliki  moralitas yang baik, belum tentu miliki elektabilitas yang diharapkan dan belum tentu memiliki motivasi yang kuat untuk memperjuangkan apa yang diharapkan rakyatnya. Pililah caleg bukan sekedar menjadi representase fisik simbolik di DPR/DPRD, melainkan yang bisa menjadi Representase nilai-nilai kejujuran, keadilan, kebenaran dan kebaikan, yang mampu dilakukannya kelak untuk menyelamatkan rakyatnya dari penderitaan hidupnya. Harapan saya, jika Rakyat ingin martabat nya dihargai dan di hormati, pada pileg 2014 nanti,  jangalah menggadaikan harga diri kita dengan uang atau barang, sebab kita akan susah lagi selama lima tahun kedepan. Selamat menghadapi pileg 2014. (ExPos.001).

Kamis, 05 Desember 2013

29 Warga RT 23 RW.03, Penkase- Oeleta kota Kupang, SANGAT BUTUH AIR MINUM !



jon suek foto
Jon Suek
“ Jarak pipa Induk dari tempat tinggal kami hanya sekitar 20 meter, jika pihak pemerintah kota mau perhatikan kami, maka terntu kami sudah mendapat pelayanan air bersih. Untuk minum saja kami tak mampu, apalagi untuk cuci,mandi dan bercocok tanam,” hal ini di ungkapkan oleh Jon Suek dan Niko Ese, mewakili 29 keluarga yang tinggal di Wilayah RT 29 Warga RT 23 RW.03.Kelurahan Penkase-Oeleta nKota Kupang, saat ditemui Wartawan Exodus Pos, beberapa waktu lalu, tepatnya di Lokasi tempat kebun sayur dan  Lombok milik mereka.

Lewat tabloid ini, warga RT 29 Kelurahan Penkase-Oeleta, yang berjumlah 29 Keluarga dengan jumlah jiwa berkisar 100 orang itu mengatakan, selama ini mereka membeli air tanki seharga 75 ribu per tanki, dan dalam sebulan, setiap keluarga membutuhkan 2 tanki air. Hal ini menurut mereka sangat memberatkan karena rata-rata mereka hanya bekerja sebagai buruh dan pedagang sayur.

ese foto
Niko Ese
Kata mereka, 2 tanki air yang dibeli tiap bulan hanya bisa mencukupi untuk minum dan MCK, dan apabila digunakan untuk kebutuhan minum hewan peliharaan serta tanaman Lombok dan sayuran yang ada maka tidak cukup. Dan oleh karena itu banyak tumbuhan sayur dan hewan peliharaan mereka yang mati kekeringan, padahal hewan dan tumbuhan tersebut untuk dijual menjawab kebutuhan sekolah anak-anak mereka serta kebutuhan makan dan minum keseharian mereka.

Menurut pengakuan Jon Suek dan Niko Ese, yang juga adalah petani sayur serta permeliharaan babi dan ayam, mengatakan, untuk memperbaiki ekonomi keluarga, maka bersama beberapa keluarga mereka melakukan usaha tanam Lombok dan pelihara hewan, namun mereka selalu mengalami kebangkrutan akibat kekurangan air untuk menyirami dan memberi minum pada hewan-hewan mereka.

ADA MATA AIR DILOKASI WARGA, PEMERINTAH BISA GUNAKANNYA
Jon dan Niko mengatakan bahwa, menurut penelitian suatu lembaga pencaharian titik mata air milik perusahan asing, maka dilokasi mereka itu terdapat mata air yang cukup besar, oleh karena itu, mereka sangat mengharapkan bantuan dan dukungan pemerintah kota Kupang untuk menggali titik air yang ada di wilayah tersebut, guna bisa menjawab kebutuhan warga yang hampir semuanya berusaha tanaman Lombok dan sayur guna bisa memperbaiki kebutuhan hidup ekonomi keluarga dan membiayai pendidikan anak-anak mereka. “ Jika mata air tersebut memiliki debit yang besar maka tentu bisa di-alirkan ke wilayah lain yang masih sangat membutuhkan air bersih,” ucap Niko dengan nada serius.
 
Jon mengaku, dalam seminggu, untuk menyirami tanaman dan minuman bagi hewan peliharaan yang ada, mereka membeli 4 tanki air. Dan jika tanki berhalangan mengisi dalam seminggu maka tanaman mereka langsung kering dan ada yang mati, hal ini sangat memprihatinkan, sebab mereka harus memulai tanam dari awal, padahal usaha ini sudah 2 tahun lebih membantu kehidupan keluarga mereka.

Menurut Niko Ese, jalan masuk ke perkampungan itu pun masih kendala sehingga banyak mobil tanki yang enggan masuk ke wilayah itu. Jika tanki tidak masuk membawa air, maka untuk minum pun mereka amat sulit mendapatinya. Oleh karena itu, mewakili puluhan keluarga, dia mengharapkan perhatian serius dari pemerintah Kota Kupang, untuk pembuatan jalan serta adanya jaringan pipa ke rumah-rumah penduduk yang berjumlah 29 keluarga itu.

ADA USAHA PRODUKTIF TAPI BELUM TERBANTU DANA PEMBERDAYAAN.

Mewakili puluhan Keluarga, Jon dan Niko, mengatakan, sudah lama warga dilokasi itu berusaha secara mandiri dibidang tenaman Lombok, pemeliharaan babi dan ayam, namjun belum diberikan bantuan dana nusahja oleh pihak poewmerintah kota Kupang, padahal menurut mereka, ada banyak bantuan-bantuan poemberdayaan yang diberikan pemerintah tetapi belum menyentuh warga yang ada di lokasi tersebut. Hal ini menurut mereka sepertinya ada tembang pilih dalam memberikan bantuan pemberdayaan.

Kata mereka, seharusnya mereka diberikan kesempatan mengelolah usaha tanaman Lombok dan pemeliharaan hewan dengan bantuan dana yang ada dipemerintahan sehingga usaha mereka bisa berkembang lebih maju lagi. Kata mereka, pihaknya sudah melakukan pendekatan-pendekatan ke pemerintah kelurahan akan tetapi katanya Dana-dana tersebut sudah direalisasi pada kielompok lain sehingga mereka harus menunggu pada tahap yang lain.
 
Kepada pemerintah Kota Kupang, warga mengharapkan, adanya perhatian serius untuk pelayanan air bersih, penerangan jalan bagi mereka dan juga pembuatan jalan masuk kedalam perkampungan warga, sehingga memudahkan warga dalam upaya-upaya memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga dan warga pun bisa keluar dari kesulitan yang dialami bertahun-tahun ini.

Jon dan Niko mengakui, memang sebagai tahap awal, semua warga telah mengumpulkan sedikit demi sedikit uang untuk membeli tanah putih sebagai urukan awal jalan masuk kedalam perkampungan tetapi belumlah nampak baik. Warga juga mendapat bantuan dari donator tanah putih dari bapak OT HORO, namun juga terasa belum menjawab kebutuhan akan suatu jalan yang memadai, sehingga perlu campur tangan pemerintah kota Kupang agar jalan tersebut bisa menjadi layak dan memadai.   “ Jika Pemerintah tidak memperhatikan kami, maka kepada siapa lagi kami harus mengadu ? ,” ucap Jon mengakhiri pembicaraannya. ( ExPos.002).

"PEMERINTAH HARUS MENERTIBKANNYA"



ham buan ftKupang, Exodus Pos Onlin.Galian C yang dimuat oleh Truk-Truk melewati wilayah Kelurahan Manualai Dua, Sikumana, Alak, yang  menuju kedalam pusat kota Kupang, sangat meresahkan banyak masyarakat, pasalnya, tanah putih atau sertu yang jatuh berserakan di aspal jalanan raya umum, sangat mengganggu kendaraan roda empat maupun roda dua. Ada kendaraan roda empat yang terjatuh karena menggiling sertu dan tanah putih tersebut, bahkan ada juga yang terjadi tabrakan dasyat karena debuh dari truk pengengkut tersebut menghalangi pandangan para pengendara roda empat maupun pengendara roda dua yang mengikuti dari belakang. Hal ini diungkapkan oleh Tokoh Masyarakat Manuali Dua, Abraham Buan, ketika ditemui wartawan tabloid ini, di kediamannya pada beberapa   waktu lalu.

Katanya, banyak  pengeluhan dari para pengendara roda empat maupun roda dua, pengeluhan juga datang dari masyarakat yang tinggal di pinggiran jalan raya ,  mengatakan, abu-abu yang berasal dari truk pemuat sertu dan tanah putih itu sangat mengganggu kesehatan mereka.

Kata Abraham, rumah-rumah dan tumbuhan yang berada di pinggiran jalan yang di lewati truk-truk itu terlihat berwarna putih oleh karena debu-debu yang berasal dari truk pemuat galian C tersebut. Hal ini juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan bukan tidak mungkin akan menimbulkan penyakit Ispa bagi warga yang tinggal dipinggiran jalan-jalan tersebut.

Abraham menambahkan, debu-debu tersebut juga memicu kecelakaan lalulintas bagi kendaraan yang berjalan di belakang truk-turk tersebut, ketika abu beterbangan dan menutupi pandangan pengendara maka bisa saja menimbilkan tabrakan yang dasyat sebab  pandangan pengendara tertutup oleh debuh sehingga tidak bisa mengontrol pandeangannya. Hal ini sangat membahayakan.

Abramham Buan  menghimbau, agar pemerintah kota kupang serius menanggapi persoalan ini, aparat terkait seperti Dinas Perhubungan,Polisi  Lalulintas, harus menertibkan kendaraan-kendaraan pemuat galian C yang berkeliaran ramai memasuki kota Kupang sambil membiarkan material yang dimuatnya terjatuh dan berserakan diaspal jalan raya dan terkesan  sangat mengganggu kebersihan jalan raya kita. Dinas kebersihan juga harusnya memberikan teguran keras kepada para pengusaha kendaraan-kendaraan pemuat galian C tersebut sehingga ada upaya lebih tertib dalam menjaga muatannya untuk tidak jatuh berhamburan di jalan raya.

Menurut Abraham, sebaiknya truik-truk pemuat galian C tersebut memakai Terpal untuk menutupi muatan mereka sehingga tidak mengeluartkan debuh  dan tidak terjatuhnya material yang diangkut itu. Cara inilah yang cukup tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Namun ini harus dibuat aturan oleh pihak dinas yang berwenang sehingga para pengendara dan pengusaha galian C harus mentaati apa yang ditetapkan, dan apabila mereka tidak mengindahkannya, maka pihak pemerintah berwenang langsung memberikan sangsi tegas.

Katanya, jika hal ini tidak ditanggapi serius oleh pihak yang berwenang, maka akan mendatangkan kecelakan yang seius , dan jika terus berlanjut maka bisa saja  pengendara dan masyarakat akan mengamuk dan menghajar para pengendara truk pengangkut galian C tersebut, dan jika hal ini terjadi maka tentu akan  merugikan kita semua. “ Banyak warga yang marah-marah dan mengatakan akan menghalangi truk-truk itu untuk tidak boleh melewati wilayah mereka apabila tidak ditertibkan oleh pemerintah yang berwenang,” ujar Abraham. (Expos 002).