Exodusposonline.11/01/2014.
Kami datang dari jauh-jauh tapi sampai disini
tidak dilayani. Berakali-kali kami datang tetapi selalu saja tidak mendapat pelayanan,
dengan alasan Formulir Pengisian Calon
Penerima Beasiswa sudah habis. Kami dijanjikan datang lagi pada tanggal 17
Januari 2014, untuk mengambil formulir lalu diisi kemudian baru akan dilayani
pada Februari 2014. Hal ini membuat kami merasa kesal dan kecewa, sebab
pengurusan untuk menerima beasiswa ini telah kami lakukan sejak pertengahan
desember 2013 yang lalu.
Demikianlah pengeluhan yang dilontarkan oleh
beberapa orang tua siswa penerima beasiswa periode tahun 2013, ketika ditemui
Wartawan Exodus Pos didepan Kantor Walikota kupang, pada Rabu,08 Januari 2014,
yang lalu.
Lewat Tabloid ini, salah seorang yang bernama
Yuliana, yang adalah orangtua dari salah satu siswa Sekolah Dasar Negeri di Kota Kupang, mengeluhkan, sudah 14
kali sejak tanggal 18 desember 2013, dirinya bersama anaknya datang ke Kantor
Bank Mandiri di Walikota Kupang, tapi tidak pernah diberikan Formulir Pengisian
Calon penerima Beasiswa. Alasan yang diberikan petugas adalah habisnya formulir
tersebut, sehingga belum bisa diberikan pada mereka. Mereka pun datang lagi
pada tanggal 08 Januari 2014, tetapi juga tidak diberikan formulir. Salah satu
petugas menjelaskan bahwa nanti pada tanggal 17 Januari baru fomulir diberikan,
kemudian setelah formulir di isi, maka pelayanan baru akan diberikan pada bulan
februari 2014. Penjelasan tersebut membuat dirinya merasa amat kecewa sebab
pada setiap kali dia datang memerlukan biaya tranportasi sebanyak 15 ribu
rupiah, yakni, membayar Motor Ojek dan untuk membeli makanan buat anaknya yang masih
duduk dibangku SD itu. Dan selama kedatangannya ketempat itu, dia telah
mengeluarkan biaya sebanyak 200 ribu rupiah.
Menurut Yuliana, cara pelayanan yang
dilakukan oleh pihak Bank NTT, sangat lamban dan terkesan tidak professional,
dan terkesan hanya asal-asalan saja, tidak memiliki semangat kerja sebagai
palayan masyarakat kecil.
Sementara, menurut salah satu orangtua siswa
yang bernama, Emon, dari Naikoten 1, mengatakan, jangan-jangan pihak Bank NTT,
sengaja memperlambat pelayanan guna mendapat bunga dari uang beasiswa yang
diberikan pemerintah itu.” Katanya uang
sudah ada sejak bulan desember 2013, tapi kenapa sampai saat ini belum jelas
pelayanannya ?, jangan sampai ada apa-apanya,”ucap Emon dengan wajah penuh
Tanya. ( Expos.003).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar