Kata Jodian yang juga adalah Sekretaris BNNK
Rote Ndao, masalah Narkoba merupakan permasalahan kejahatan manusia yang menjadi
salah satu isu besar Nasional yang turut mengancam Eksistensi kehidupan Bangsa.
Katanya, prevelensi anak bangsa yang terlibat dalam Penyalahgunaan Narkoba
semakin meningkat. Sampai dengan tahun 2013 ini telah mencapai 4,58 Juta Jiwa
anak bangsa yang terkena bahaya Narkoba.
MEMBIARKAN
NARKOBA BERKEMBANG, AKAN TERJADI LOS GENERATION
Menurutnya, hal ini merupakan ancaman nyata
dan kalau terus dibiarkan, maka bisa terjadi “ Los Generation “, bahkan akan
mempengartuhi masyarakat di kabupaten Rote Ndao ytang letak geografisnya
berbatasan langsung dengan Australia yangt sering di didatangi para imigran
gelap tersebut.
Dia menambahkan, untuk bisa menangani masalah
tersebut, perlu adanya sinergisitas yang solid antar instansi terkait di
Kabupaten Rote Ndao, sehingga masalah penyalahgunaan Narkoba tidak gampang
mempangaruhi masyarakat di Rote Ndao. “
Tanpa kerjasama yang saling bersinergi, apa yang diharapkan oleh pemerintah
kita tak mungkin akan bisa tercapai dengan baik. Masyarakat kita akan terjebak
dalam persoalan Narkoba yang kejam itu,” ucap Jodian tegas.
MELAKUKAN
PAGELARAN SENI BUDAYA SEBAGAI BENTUK SOSIALISAI
Jodian yang akrab dipanggil Suki itu
menjelaskan, melalui Inpres Nomor 12 Tahun 2011, tentang pelaksanaan kebijakan
dan strategis Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap
Narkoba (P4GN) trahun 2011-2015, telah jelas menunjukan bahwa setiap elemen
bangsa memiliki tanggungjawab dalam rangka menyelamatkan generasi bangsa dari
ancaman Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Salah satu elemen
signifikan yang dapat berperan penting adalah jasa para seniman, baik dari
level Kota maupun sampai tingkat daerah-daerah, ucapnya.
Suki melanjutkan lagi, untuk merangkul para
seniman agar semakin responsive menghasilkan karya seni yang sehat tanpa
penyalahgunaan narkoba, maka pihak BNNK Rote Ndao telah menyelenggarakan
pagelaran seni budaya bagi mayarakat
Rote Ndao pada tanggal yang bertepatan dengan hari sumpah pemuda, yang
diharapkan menjadi spirit untuk mendukung Indonesia Bebas Narkoba tahun 2015,
sekaligus menjadikan Rote Ndao Bebas Narkoba.
PAGELARAN
SENI BUDAYA ROTE NDAO DIHADIRI 3000 ORANG MASYARAKAT
Kata Suki, kegiatan pagelartan seni budaya
yang dilakukan pada tanggal 02 Nopember 2013 itu melibatkan seluruh elemen goup
seni dan para seniman yang ada di kabupaten Rote Ndao sebagai bentuk Sosialisai
masalah penyalahgunaan Narkoba, telah melibatkan puluhan goruo dan para seniman
dalam pertunjukan di atas panggung pementasan yang bertempat di pelabuhan laut
Kota Ba’a yakni yang menjadi pusat kota Kabupaten Rote Ndao. “ Kegiatan ini dihadiri oleh tiga ribuan
masyarakat dan dibuka oleh wakil bupati Rote Ndao, dihadiri oleh Deputi
Pencegahan BNN RI, Yapi Manafe, Kasi Aturan Perundang-undangan BNN RI pada
direktorat Hukum, dan pejabat BNN RI lainnya serta para pejabat pemerintahan terkait
Kabupaten Rote Ndao serta para penegak hukum Rote Ndao”. Ucap Suki.
300
ORANG YANG HADIR MENJADI DUTA GERAKAN ANTI BAHAYA NARKOBA
Menurutnya, kehadiran tiga ribuan masyarakat
Kabupaten Rote Ndao dalam mengikuti acara pertunjukan Tari,
Teater,Musik,Pusisi, Nyanyi, dan Sosialisasi-Sosialisai bahaya Narkoba yang
dilakukan oleh Pihak BNN RI, menujukan langkah yang sangat responsif dari
masyarakat untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di
kabupaten itu. “ Materi-materi
sosialisai tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak hokum yang dipaparkan
secara terbuka lewat pertujukan drama, nyanyi, dan pembicaraan langsung oleh
pihak BNN RI, tentu akan selalu di ingat oleh tiga ribuan masyarakat yang hadir
sehingga mereka akan menjadi garda terdepan dalam menolak bahaya narkoba di
Rote Ndao,” pungkas Suki penuh yakin.
Suki ,mengakhiri, kehadiran 3000 orang dalam
acara tersebut akan menjadi duta ketengah-tengah lapisan masyarakat Rote Ndao, untuk
melakukan gerakan-gerakan anti bahaya Narkoba. Gerakan-gerakan anti Narkoba di
kabupaten Rote Ndao akan mendapat dukungan serius dari pemerintah Kabupaten
Rote Ndao maupun aparat-aparat penegak hokum yang terkait, ungkap Suki. (
Expos.001).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar