Jumat, 20 September 2013

ASTUTI TAWIL, MASYARAKATBUTUH KAUM PEREMPUAN MENJADI WAKIL MEREKA DI LEMBAGA DPR



astuti foto    “ Politisi yang diharapkan masyarakat adalah kader-kader partai politik yang memang telah disiapkan jauh sebelum saat pencalegkan. Kader-kader yang disiapkan itu telah melakukan karya-karya nyata bagi masyarakat. Orang yang mendadak jadi caleg ibarat bom yang nantinya meledak seketika lalu habis seketika itu juga, artinya orang tersebut bicara berapi-api seketika saat menjadi caleg, dan kalamana dia telah jadi wakil rakyat maka janji-janji yang dibicarakan berapi-api saat sosialisasi itu akan sirnah atau akan dilupakannya seketika itu”. Hal ini diungkapkan oleh Tokoh muda Wanita Islam kelurahan Bonipoi Kota Kupang, saat ditemui Exodus Pos, di kediamannya pada beberapa waktu yang lalu.

PENGKADERAN ANGGOTA PARPOL PENTING DILAKUKAN PARPOL
    Katanya, memang tidak semua orang yang dikaderkan oleh partai politik akan diusung menjadi caleg oleh karena berbagai pertimbangan soal kemampuan dan kematangan seseorang memahami masalah kompleks masyarakat serta lika-liku penyelenggaraan pemerintah dan sistim aturan main saat duduk di legislativ, namun yang harus dilakukan oleh partai politik adalah pengkaderan seluruh anggota partainya, sehingga dimanapun anggota partainya berada, dia bisa melakukan yang terbaik untuk masyarakat.

    Walaupun kader tersebut tidak diusung menjadi caleg atau menjadi caleg tapi tidak terpilih manjadi anggota dewan perwakilan rakyat, tetapi kader tersebut juga sudah memahami benar masalah perpolitikan berkaitan dengan cara membangun masyarakat yang benar, sehingga ketika berada ditengah masyarakat, orang terebut mampu menjadi teladan bagi kehidupan bermasyarakat, ujar Astuti.

PEREMPUAN KOTA KUPANG MAMPU DAN HEBAT, BISA JADI ANGGOTA DPR
    Sebagai seorang perempuan muslim yang banyak aktif dalam berbagai organisasi masyarakat di kota Kupang maupun di tingkat nasional, dia mengetahui benar kemampuan wanita kota Kupang dalam hal berpolitik. Wanita Kota Kupang menurutnya cukup cerdas dalam melakukan apa yang semestinya dibutuhkan masyarakat kita.

    Astuti yang lahir di kota Atambua-Belu itu menambahkan, kualitas kaum perempuan kota Kupang saat ini sudah cukup berimbangng dengan kaum lelaki, oleh karena itu, masyarakat kota Kupang harus memberikan peluang bagi mereka untuk bisa menjadi pemimpin-pemimpin, agar bisa duduk sebagai wakil rakyat kita di lembaga DPR maupun di lembaga DPRD.

    Katanya lagi,  dirinya melihat langsung bagaimana kaum perempuan kita di kota Kupang ini berhasil mengatasi berbagai masalah yang terjadi dalam masyarakat kita, mereka juga hebat dalam dunia usaha, tidak jarang terlihat keuletan wanita kota Kupang dalam mencari nafkah hidup membantu keluarganya dan hidup merekapun berhasil baik. Ini membuktikan perempuan Kota Kupang, ulet dan hebat karena memiliki semangat juang tinggi dalam mengatasi masalah kehidupan, sehingga apabila semangat mereka ini ditunjang dengan kemampuan pendidikan yang berkulaitas dan juga didukung dengan moral pribadi yang baik, maka dirinya yakin mereka akan mampu berbuat yang terbaik bagi masyarakat kita ketika jadi DPR maunpun menjadi pemimpinan pemerintahan kita.

BANYAK MASYARAKAT BUTUH PEREMPUAN MENJADI WAKIL MEREKA
     Mencermati kemampuan kaum perempuan kota Kupang yang kini menjadi caleg yang diusung berbagai partai politik yang ada, Astuti berkomentar bahwa, selama ini dirinya banyak dan selalu berkeliling ditengah masyarakat, dan dari hasil pencermatannya bahwa banyak masyarakat kita dewasa ini, terlebih masyarakat kaum perempuan  yang membutuhkan keterlibatan kaum perempuan duduk sebagai wakil mereka dilembaga DPRD Kota Kupang, agar bisa berjuang bagi kepentingan masyarakat terlebih bagi kepentingan kaum perempuan.

     Dengan demikian dirinya yakin bahwa kali ini, pada pileg 2014, banyak masyarakat yang akan memilih kaum perempuan menjadi wakil mereka. Oleh karena itu, kepada kaum perempuan yang sedang berlomba sebagai caleg, Astuti berpesan untuk tetap percaya diri dan maju terus dan jangan pernah putus asah sebab banyak masyarakat kita sekarang ini, sedang mencermati kemampuan kaum perempuan untuk dipilih menjadi wakil mereka di lembaga dewan.

    Kata Astuti, kaum perempuan kita yang kini menjadi caleg harus berani lakukan sosialisasi diri disemua titik lokasi masyarakat, jangan enggan bicara soal kebenaran dan tunjukan kemampaun diri dengan maksimal, sehingga masyarakat kita menaruh kepercayaan yang sungguh atas kualitas yang dimiliki dan akhirnya pada pileg 2014 nanti , masyarakat kita tidak ragu-ragu menjatuhkan pilihan pada kaum perempuan. “ Untuk memperoleh caleg perempuan yang berkualitas dan bermanfaat, kaum perempuan harus menjalani pendidikan yang sesuai, harus memiliki moral pribadi yang bagus, kaum perempuan juga harus menjadi anggota partai politik dan bersedia dikaderkan sesuai mekanisme parpol, kaum perempuan harus banyak terlibat dalam organisasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang masyarakat, tanpa semua prose situ, maka kaum perempuan akan sulit menjadi pemimpin yang diharapkan masyarakat ,” ujar Astuti mengakhiri komentarnya. ( Exodus Pos 02).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar