Selasa, 24 September 2013

Eduward Leneng.DARI LORONG KE LORONG MENEBAR KASIH


Fofo EDU    “ Perbuatan kasih itu adalah makanan jiwa kita yang mesti dilakukan, kalau tidak dilakukan maka hati kita merasa tidak tentram, perasaan jiwa kita pun terasa kering dan merana. Perbuatan kasih itu bukan didasari oleh sesuatu maksud tertentu, tetapi keluar dari hati kita yang paling dalam untuk melakukan sesuatu bagi orang lain tanpa mengharapkan apa-apa ”. Hal ini diungkapkan oleh Eduward Leneng, sala seorang pengusaha jasa travel yang sukses, yang juga adalah sala satu tokoh masyarakat kelurahan Kuanino, ketika ditemui oleh Exodus Pos, dikediamannya, beberapa hari yang lalu.

    Kepada Tabloid ini, Eduward yang juga adalah seorang pengusaha jasa travel yang cukup sukses di Kota Kupang ini, mengatakan, sebenarnya setiap orang mampu melakukan perbuatan kasih pada sesama dengan apa yang dia miliki, melakukan perbuatan kasih bukan hanya diidentikkan dengan memberikan barang atau uang pada sesama tetapi memberi perhatian dan turut merasakan derita tentangga kita saja sudah merupakan perbuatan kasih. Memberi dorongan atau motivasi pada sesama  yang putud asah agar bangkit dan kuat dalam menghadapi tantangan hidup ini juga adalah perbuatan kasih yang mulia.

DIBANTU BERDASARKAN KASIH, BERBUAT KASIH SEBAGAI DO’A
    Eduward mengisahkan jalan hidupnya, sejak kecil dirinya selalu mengalami kesulitan hidup yang serius, untuk bersekolah pun dirinya susah payah berjuang. Pada masa sulit diwaktu dulu, dia selalu mendapat dorongan dari tetangga, teman-teman, dan kenalan agar dirinya tabah dan berjuang terus melanjutkan sekolah. Di masa sulit sejak sekolah, dia selalu mendapat bantuan dan pertolongan dari sesamanya, oleh karena itu, ketika dirinya berhasil menjadi seorang pengusaha, maka diapun selalu membantu sesamanya pula dengan ketulusan hati, sebab dia menyadari bahwa, tanpa pertolongan sesama dulu dan pengasihan Tuhan maka tentu dirinya tidak mungkin berhasil dan sukses dalam hidup. “ Saya sukses karena kasih Tuhan, maka saya harus melaksanakan tugas sebagai pelayan kasih bagi sesama sepanjang hidup ini, melayani sesama yang susah adalah Do’a ” ucap Eduward.

SUDAH SEJAK DULU MELAKUKAN PELAYANAN KASIH SEBAGAI PERPULUHAN HIDUPNYA
     Ditanya ada kabar burung yang mengatakan bahwa dirinya memberikan bantuan sembako pada masyarakat terkait karena dirinya adalah salah satu caleg DPRD, Eduward menjelaskan, sejak dulu sampai sekarang ini, dirinya selalu membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongannya. Siapapun orangnya, dimanapun tempat tinggalnya, jika dia membutuhkan bantuan saya, maka saya pasti akan melayaninya dengan senang hati.

    Eduward manambahkan, bantuan – bantuan yang sering dia berikan kepada sesama yang membutuhkankan itu, sudah dia lakukan sejak dulu sebelum menjadi caleg, jadi penilaian atau kabar burung tersebut menurutnya kurang bijaksana, “ Sejak dulu saya sudah melakukan bantuan bagi sesama yang membutuhkan, bantuan ini saya lakukan apabila ada kelebihan pendapatan usaha saya. Jadi bantuan yang saya berikan bukan setiap saat tetapi sesuai kemampuan pendapatan usaha saya. Yang saya berikan itu adalah bentuk perpuluhan hidup saya,” tandas Eduward.

DARI LORONG KE LORONG MENEBAR KASIH DENGAN TULUS
    Ditanya apakah dirinya melakukan pelayanan kasih seorang diri, Eduward mengatakan, kadang-kadang dia melakukan seorang diri, kada juga bersama beberapa teman kerjanya, tapi lebih banyak dia melakukan sendiri.

    Dia mengisahkan, untuk mengetahui kesulitan yang dialami sesamanya, dia harus berjalan dari lorong ke lorong, dari setapak ke setapak lainnya, dari satu desa ke desa yang lain, dari satu rumah ke rumah lainnya, untuk mengunjungi sesamanya dan berdiskusi bentuk persoalan hidup yang dihadapi mereka.

    Katanya, jika telah diketahui permasalahan sesungguhnya yang dialami oleh sesamanya yang kekurangan, maka dia akan memberikan bantuan sesuai kemampuan yang ada sesuai kebutuhan mereka.

TIDAK JADI CALEG PUN ATAU TIDAK JADI DPR PUN. SAYA TETAP MELAYANI SESAMA DENGAN KASIH

    Eduward mengakui bahwa dirinya memang sekarang ini sementara menjadi caleg, tetapi apa yang dia buat bukan ingin menarik hati masyarakat. Menurutnya,  apa yang dia lakukan lewat bantuan-bantuan itu bukan berarti menekan hati orang untuk harus memilihnya, tetapi apa yang dia lakukan itu adalah bentuk kepeduliannya pada apa yang dibutuhkan oleh sesamanya, terlepas nantinya mereka memilih dia atau tidak, itu semua tidak ada niat dalam hatinya, sebab dirinya tahu bahwa, masyarakat kita bukan lagi masyarakat yang bodoh, tetapi masyarakat sekarang ini sudah amat pintar dalam hal memilih caleg yang akan menjadi harapannya kelak.

    Dia menambahkan, kesempatan menjadi caleg, telah menambah pengalaman yang luar biasa bagi dirinya, sebab ketika melakukan kunjungan-kunjungan dan perkenalan diri ditengah masyarakat, dia mendapat begitu banyak gambaran dan berbagai bentuk persoalan hidup yang dialami masyarakat, sehingga pengalaman ini akan lebih memacu dirinya untuk berjuang agar bisa membantu sesamanya susah.

    Menurutnya, dengan fakta kehidupan masyarakat kecil yang ditemui itu, telah menorah janji dalam hatinya agar selalu berusaha untuk bisa menolong sesame yang menderita ,“ Saya melihat sendiri masih begitu banyak sesama kita yang hidupnya sangat sulit, walaupun saya tidak menjadi caleg atau tidak terpilih jadi DPR, saya akan tetap membantu mereka dengan kemampaun yang ada pada saya,” ucap Eduward, mengakhiri komentarnya. ( ExPos.01)

.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar