Kepada Tabloid ini, Eduward yang juga adalah seorang pengusaha jasa travel
yang cukup sukses di Kota Kupang ini, mengatakan, sebenarnya setiap orang mampu
melakukan perbuatan kasih pada sesama dengan apa yang dia miliki, melakukan
perbuatan kasih bukan hanya diidentikkan dengan memberikan barang atau uang
pada sesama tetapi memberi perhatian dan turut merasakan derita tentangga kita
saja sudah merupakan perbuatan kasih. Memberi dorongan atau motivasi pada
sesama yang putud asah agar bangkit dan
kuat dalam menghadapi tantangan hidup ini juga adalah perbuatan kasih yang
mulia.
DIBANTU
BERDASARKAN KASIH, BERBUAT KASIH SEBAGAI DO’A
Eduward mengisahkan jalan hidupnya, sejak kecil dirinya selalu mengalami
kesulitan hidup yang serius, untuk bersekolah pun dirinya susah payah berjuang.
Pada masa sulit diwaktu dulu, dia selalu mendapat dorongan dari tetangga,
teman-teman, dan kenalan agar dirinya tabah dan berjuang terus melanjutkan
sekolah. Di masa sulit sejak sekolah, dia selalu mendapat bantuan dan
pertolongan dari sesamanya, oleh karena itu, ketika dirinya berhasil menjadi
seorang pengusaha, maka diapun selalu membantu sesamanya pula dengan ketulusan
hati, sebab dia menyadari bahwa, tanpa pertolongan sesama dulu dan pengasihan
Tuhan maka tentu dirinya tidak mungkin berhasil dan sukses dalam hidup. “ Saya sukses karena kasih Tuhan, maka saya
harus melaksanakan tugas sebagai pelayan kasih bagi sesama sepanjang hidup ini,
melayani sesama yang susah adalah Do’a ” ucap Eduward.
SUDAH
SEJAK DULU MELAKUKAN PELAYANAN KASIH SEBAGAI PERPULUHAN HIDUPNYA
Ditanya
ada kabar burung yang mengatakan bahwa dirinya memberikan bantuan sembako pada masyarakat
terkait karena dirinya adalah salah satu caleg DPRD, Eduward menjelaskan, sejak
dulu sampai sekarang ini, dirinya selalu membantu siapa saja yang membutuhkan
pertolongannya. Siapapun orangnya, dimanapun tempat tinggalnya, jika dia
membutuhkan bantuan saya, maka saya pasti akan melayaninya dengan senang hati.
Eduward
manambahkan, bantuan – bantuan yang sering dia berikan kepada sesama yang
membutuhkankan itu, sudah dia lakukan sejak dulu sebelum menjadi caleg, jadi
penilaian atau kabar burung tersebut menurutnya kurang bijaksana, “ Sejak dulu saya sudah melakukan bantuan
bagi sesama yang membutuhkan, bantuan ini saya lakukan apabila ada kelebihan
pendapatan usaha saya. Jadi bantuan yang saya berikan bukan setiap saat tetapi
sesuai kemampuan pendapatan usaha saya. Yang saya berikan itu adalah bentuk
perpuluhan hidup saya,” tandas Eduward.
DARI
LORONG KE LORONG MENEBAR KASIH DENGAN TULUS
Ditanya
apakah dirinya melakukan pelayanan kasih seorang diri, Eduward mengatakan,
kadang-kadang dia melakukan seorang diri, kada juga bersama beberapa teman
kerjanya, tapi lebih banyak dia melakukan sendiri.
Dia
mengisahkan, untuk mengetahui kesulitan yang dialami sesamanya, dia harus
berjalan dari lorong ke lorong, dari setapak ke setapak lainnya, dari satu desa
ke desa yang lain, dari satu rumah ke rumah lainnya, untuk mengunjungi
sesamanya dan berdiskusi bentuk persoalan hidup yang dihadapi mereka.
Katanya, jika telah diketahui permasalahan sesungguhnya yang dialami
oleh sesamanya yang kekurangan, maka dia akan memberikan bantuan sesuai
kemampuan yang ada sesuai kebutuhan mereka.
TIDAK
JADI CALEG PUN ATAU TIDAK JADI DPR PUN. SAYA TETAP MELAYANI SESAMA DENGAN KASIH
Eduward mengakui bahwa dirinya memang sekarang ini sementara menjadi caleg,
tetapi apa yang dia buat bukan ingin menarik hati masyarakat. Menurutnya, apa yang dia lakukan lewat bantuan-bantuan
itu bukan berarti menekan hati orang untuk harus memilihnya, tetapi apa yang
dia lakukan itu adalah bentuk kepeduliannya pada apa yang dibutuhkan oleh
sesamanya, terlepas nantinya mereka memilih dia atau tidak, itu semua tidak ada
niat dalam hatinya, sebab dirinya tahu bahwa, masyarakat kita bukan lagi
masyarakat yang bodoh, tetapi masyarakat sekarang ini sudah amat pintar dalam
hal memilih caleg yang akan menjadi harapannya kelak.
Dia
menambahkan, kesempatan menjadi caleg, telah menambah pengalaman yang luar
biasa bagi dirinya, sebab ketika melakukan kunjungan-kunjungan dan perkenalan
diri ditengah masyarakat, dia mendapat begitu banyak gambaran dan berbagai
bentuk persoalan hidup yang dialami masyarakat, sehingga pengalaman ini akan
lebih memacu dirinya untuk berjuang agar bisa membantu sesamanya susah.
Menurutnya, dengan fakta kehidupan masyarakat kecil yang ditemui itu, telah
menorah janji dalam hatinya agar selalu berusaha untuk bisa menolong sesame
yang menderita ,“ Saya melihat sendiri
masih begitu banyak sesama kita yang hidupnya sangat sulit, walaupun saya tidak
menjadi caleg atau tidak terpilih jadi DPR, saya akan tetap membantu mereka
dengan kemampaun yang ada pada saya,” ucap Eduward, mengakhiri komentarnya.
(
ExPos.01)
.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar